Cegah Satwa Punah »
Baning Sulawesi (Indotestudo forstenii)
Baning Sulawesi (Indotestudo forstenii) adalah sejenis kura-kura darat dari Sulawesi. Hewan ini menyebar cukup luas dari perbukitan Lembah Palu sampai sekitar Gorontalo. Dalam bahasa Inggris kura-kura ini dikenal sebagai Forsten’s Tortoise atau Sulawesi Tortoise.
Iskandar (2000)[1] menyebutkan bahwa jenis ini identik dengan kerabatnya dari India, Indotestudo travancorica. Oleh sebab itu sebagian pakar pada mulanya mengira bahwa baning ini merupakan jenis introduksi. Akan tetapi mengingat sebarannya yang cukup luas di Sulawesi, kura-kura ini bisa jadi merupakan jenis yang tersendiri. Belakangan, studi yang dilakukan oleh Iverson dkk. (2001)[2] membuktikan hal ini.
Meski demikian, dari segi kelestarian jenis, daerah sebaran seluas itu masih terhitung sempit. Habitat baning Sulawesi adalah hutan musim dan pamah campuran. Habitatnya di perbukitan Lembah Palu dicirikan oleh adanya dominasi tumbuhan Centong Duri (Opuntia nigricans, Euphorbiaceae).
Ditambah dengan keadaan populasinya yang tak seberapa, baning Sulawesi dikatagorikan mudah terancam punah. Terutama oleh ancaman eksploitasi yang berlebihan dan kehilangan habitat. Oleh sebab itu IUCN memasukkan baning Sulawesi ke dalam status Endangered (EN, terancam kepunahan) [3], dan CITES memasukkannya ke dalam Appendiks II. Hewan ini belum dilindungi oleh undang-undang RI.
Sumber: Wikipedia
Gambar: chelonia.org
Kategori: Satwa Terancam Punah

25th October 2008 6:25 pm
alangkah indah klau para pihak2 yang pnya wewenang,tidak seenakny sendiri,dr para penghoby,klo bs qt saling isi,dan mendukung untuk perkembangan satwa,/budidaya
18th November 2008 11:56 pm
bro2 sekalian qw pecinta kura kura. tapi maf sebelumnya, kura kura forsteni qw punya di rumah ada 2 ekor dewasa sepasang. tujuan qw melihara untuk melestarikan, daripada di jadikan makan oleh orang2 yg tidak bertanggung jawab. klo udah beranak pinak qw bagi2 cara peliharanya n dengan ini qw ikut melestarikan kura kura INDONESIA.